News & Event

Mengenal Lebih Mengenai Power Supply System - Contactor dari Schneider 31 Mei 2024

* Click image to view large

 


 

Di dunia industri dan manufaktur, kontrol dan pengaturan daya listrik memegang peranan krusial. Kontaktor adalah komponen penting yang berperan sebagai sakelar elektromagnetik untuk mengendalikan dan mengalihkan arus listrik pada beban daya tinggi. 




 

Apa itu Kontaktor?

Kontaktor adalah sakelar elektromagnetik yang digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan aliran listrik pada beban daya tinggi, seperti motor listrik, pemanas industri, dan peralatan beban berat lainnya. Kontaktor bekerja dengan prinsip elektromagnetik, di mana kumparan magnet yang dialiri listrik menarik kontak mekanis untuk menghubungkan atau memutuskan rangkaian listrik.

 

Cara Kerja Kontaktor

Secara umum, cara kerja kontaktor dapat dijelaskan dalam langkah-langkah berikut:

  1. Pengaktifan Kumparan: Kumparan elektromagnetik kontaktor dialiri listrik dari rangkaian kontrol tegangan rendah.
     
  2. Penarikan Kontak Mekanis: Arus listrik pada kumparan menghasilkan medan magnet yang kuat. Medan magnet ini menarik kontak mekanis yang biasanya terbuat dari tembaga atau perak, sehingga menghubungkan kedua jalur rangkaian listrik pada beban.
     
  3. Aliran Listrik ke Beban: Ketika kontak terhubung, arus listrik dapat mengalir ke peralatan atau beban yang dikendalikan oleh kontaktor.
     
  4. De-aktivasi Kumparan: Saat kumparan tidak lagi dialiri listrik, medan magnet menghilang. Pegas pada mekanisme kontaktor akan mendorong kontak mekanis kembali ke posisi semula, memutuskan aliran listrik ke beban.
     

Kontaktor biasanya dilengkapi dengan kontak utama yang menangani arus beban tinggi dan kontak bantu (auxiliary contact) untuk fungsi kontrol dan interlock pada rangkaian kontrol tegangan rendah.

 

Jenis-jenis Kontaktor

Ada beberapa jenis kontaktor yang tersedia, tergantung pada kapasitas arus, tegangan operasi, dan aplikasinya:

  • Kontaktor AC: Didesain untuk digunakan pada sirkuit listrik arus bolak-balik (AC).
     
  • Kontaktor DC: Didesain untuk digunakan pada sirkuit listrik arus searah (DC).
     
  • Kontaktor Miniatur: Kontaktor dengan kapasitas arus yang lebih rendah, cocok untuk aplikasi kontrol beban ringan.
     
  • Kontaktor Tetap (Fixed Contactor): Kontaktor yang dipasang secara permanen pada panel kontrol.
     
  • Kontaktor Kontakor (Contactor Contactor): Kontaktor yang digunakan untuk mengendalikan kontaktor lain, sehingga memungkinkan kontrol berjenjang pada sistem yang kompleks.

     

Aplikasi Kontaktor

Kontaktor memiliki berbagai aplikasi di berbagai bidang industri dan manufaktur:

  • Kontrol Motor Listrik: Kontaktor digunakan untuk menghidupkan, mematikan, dan membalikkan arah putaran motor listrik pada mesin dan peralatan produksi.
     
  • Pemanas Industri: Kontaktor digunakan untuk mengontrol dan mengatur daya listrik pada pemanas industri seperti oven dan furnace.
     
  • Sistem Pencahayaan: Kontaktor dapat digunakan untuk mengontrol dan mengatur sistem pencahayaan gedung dan area produksi yang luas.
     
  • Sistem Distribusi Listrik: Kontaktor digunakan dalam panel distribusi listrik untuk mengisolasi dan mengalihkan beban pada sirkuit daya yang besar.
     
  • Sistem Kontrol Otomatis: Kontaktor dapat diintegrasikan ke dalam sistem kontrol otomatis untuk mengendalikan dan mengalihkan beban berdasarkan sinyal kontrol yang diterima.

     

Kontaktor Schneider Electric: 

Schneider Electric adalah produsen terkemuka untuk berbagai peralatan distribusi listrik, kontrol motor, dan otomasi industri, termasuk kontaktor. Berikut beberapa keunggulan kontaktor Schneider Electric dibandingkan produk merek lain:

  • Desain Modular: Kontaktor Schneider Electric memiliki desain modular yang fleksibel dan mudah dipasang pada berbagai sistem kontrol.
     
  • Kemampuan Memutus Tinggi: Kontaktor Schneider Electric memiliki kemampuan memutus arus lebih yang tinggi, memastikan keamanan dan kehandalan sistem.
     
  • Umur Pakai Panjang: Schneider Electric menggunakan material berkualitas tinggi untuk memastikan umur pakai kontaktor yang panjang dan tahan lama.
     
  • Beragam Pilihan Aksesoris: Schneider Electric menawarkan berbagai aksesoris tambahan untuk kontaktor, seperti blok kontak bantu dan terminal connection, sehingga memudahkan integrasi ke dalam berbagai sistem kontrol.

     

Contoh Produk Kontaktor Schneider Electric

Schneider Electric menawarkan berbagai jenis dan kapasitas kontaktor untuk memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi:

  • TeSys GV Series: Kontaktor AC modular untuk aplikasi kontrol motor dan beban daya tinggi.
     
  • TeSys D Series: Kontaktor AC kompak dan ekonomis untuk berbagai aplikasi kontrol motor dan beban
     
  • TeSys Vario Contact: Kontaktor modular dengan sistem kontak yang dapat diganti dengan mudah, sehingga perawatan dan perbaikan menjadi lebih efisien.
     
  • TeSys Giga Series: Kontaktor AC untuk aplikasi tegangan menengah (medium voltage) yang handal dan sesuai untuk kebutuhan industri berat.

     

Penting:

  • Memilih kontaktor yang tepat tergantung pada kapasitas arus beban, tegangan operasi, dan karakteristik aplikasi Anda.
     
  • Pertimbangkan faktor-faktor seperti arus nominal, tegangan coil (kumparan), dan fungsi kontak bantu yang dibutuhkan saat memilih kontaktor.
     
  • Konsultasikan dengan ahli listrik atau distributor resmi Schneider Electric untuk mendapatkan rekomendasi produk yang tepat dan panduan instalasi yang sesuai.

 

Tingkatkan kendali dan kehandalan sistem kelistrikan Anda dengan kontaktor Schneider Electric yang inovatif dan tahan lama. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi gratis dan penawaran menarik!